Langsung ke konten utama

Luka, Duka, dan Suka

Manusia hanyalah makluk yang manis berjanji, pahit menepati

Manisnya bahkan dapat seribu kali lebih membunuh daripada manis gula di dapur

Janji dianggapnya lelucon yang keluar dari mulutnya yang selicin lumut itu

Padahal yang mereka tak sadari, harapan telah ia sulutkan untuk orang lain.


Manusia adalah makluk yang kurang kesadaranya

Walau sudah tahu luka terus menerus menerpanya ia tetap gigih berdiri

Karna sang penyayat lukalah yang ia cintai dan hanya ingin ia yang menutup luka itu

Hingga waktupun menamparnya sembari berkata "Jangan kau goblog dalam mencintai."


Hingga kusadari, bahwa semua yang kutuliskan ini adalah kisahku

Kisah orang yang berharap pada orang yang memberi lara yang besar

Menanti dengan tegap gagah berani walau diterpa angin dan badai

Memang terkesan bodoh, namun memanglah itu kenyataanya, bahwa dia yang melukaiku yang kunanti selalu.

Luka, Duka, dan Suka

Pesan Hati Sang Pengejar Mentari

Indonesia, 30 Januari 2023



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dear Diary

Dear Diary, Benar-benar tak kusangka, kisah ini akan berjalan sepanjang 20 bab dan ujung dari cerita nampaknya sudah nampak jelas didepan mataku dan juga semesta yang menolakku untuk berbahagia ini. Dan jauh dari ekspetasi kepalaku yang hina ini, yang kukira akan bertahan hingga titik bahagia tertinggi dan berpisah pun tak meninggalkan sedikitpun luka, malahan terjadi sebaliknya. Luka ini tertinggal begitu besar dan pedih dan hingga kini belum kutemukan obatnya. Entah apapun alasanmu, entah apapun alasan semesta memisahkan kisah yang sebenarnya tak harus usai sekarang namun tetap luka ini akan membekas hingga raga kembali tertanam kepada Bentala.Walau ada orang yang mungkin akan menggantikanmu kelak, namun ku tak tahu pasti apakah ia bisa menyembuhkan luka yang dibuat selama 20 bab yang berakhir di tengah-tengah ini? Kurasa lelucon semesta kali ini agak terlalu keterlaluan Mungkin dirimu tak merasakan apa yang kurasa hingga hari ini ataupun esok ketika kita tak bisa berjumpa mata lagi,...

Pelara Yang Dijaga

Aku Bukan Yang Paling Sempurna Dihatinya Aku Bukan Orang Yang Sedang Dalam Pelukanya Aku Mungkin Juga Sudah Tak Dianggapnya Ada Hari ini Tapi... Aku Takkan Pernah Melepasnya Jatuh Dalam Kesedihan Janjiku Sudah Pasti Akan Selalu Menjaganya Dan Menjadi Tempatnya Bersandar Kala Lara Menghampirinya Tak Apa Bila Ia Hanya Datang Kala Perlu Ataupun Susah Dan Menghilang Kala Sudah Gembira Kembali Ku Tak Pernah Menginginkanya Menjadi Penjaga Hatiku Yang Kuinginkan Hanya Menjaganya Jangan Sampai Lara Menghampirinya Hingga Sang Pangeran Yang Ditakdirkan Sang Pencipta Datang Menjemput Dan Menjaganya Pelara yang Dijaga Pesan Hati Sang Pengejar Mentari Indonesia, 20 Oktober 2022