Seberapa keras lagi semesta harus mendengar teriakanku yang terus mengharapkanku?
Seberapa lama lagi sang rembulan mendengar tangisku mengharapkanmu?
Wahai sang pujaan yang bagaikan angin lembut yang mengayunkan perasaanku kesana kemari bagai sebuah layar kapal,
Kau telah berhasil meluluhkan hatiku yang sekeras batu ini dengan manisnya gelak tawa dan senyumanmu,
Namun dilain sisi kau pun sering membuat hati yang kau lembutkan ini menyucurkan air mata.
Wahai sang penempa hatiku yang indah, sungguh apa yang kau inginkan dariku?
![]() |
| Singkat Saja. |
Pesan Hati Sang Pengejar Mentari
Indonesia, 26 Maret 2023

Komentar
Posting Komentar